December 8, 2019

Jasa Pengacara perceraian

Perceraian saat ini bisa disebut hal yang jamak ditemukan dalam kehidupan pernikahan. Tentunya, ada banyak konsekuensi yang harus dihadapi setiap pasangan yang memutuskan untuk perceraian seperti beban moral, hak asuh anak hingga harta gono-gini. Untuk hasil yang terbaik, Anda bisa gunakan jasa pengacara perceraian. Bagaimana tips memilihnya?

Alasan Perceraian yang Dibenarkan Oleh Undang-Undang

Gugatan perceraian, baik itu yang dilakukan oleh suami ataupun istri haruslah memiliki alasan yang kuat. Gugatan perceraian baru bisa diproses oleh pihak pengadilan apabila dianggap sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Ketentuan yang dimaksud adalah yang berpangkat dari Undang-Undang Pasal 39 ayat 2 tentang perkahwinan. Isi undang-undang pada ayat tersebut menyatakan alasan yang dibenarkan dalam sebuah perceraian. Alasan tersebut terdiri atas:

  1. Salah satu pihak telah berbuat zina atau merupakan seorang pemabuk, penjudi dan lain sebagainya yang mana kelakuannya tersebut sukar untuk disembuhkan.
  2. Salah satu pihak sudah meninggalkan pasangannya selama kurun waktu 2 tahun berturut-turut tanpa ada alasan yang sah atau karena hal lain yang di luar kemauannya.
  3. Salah satu pihak mendapatkan hukuman penjara minimal 5 tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan tersebut berlangsung.
  4. Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang bisa membahayakan pihak lain dalam pernikahan tersebut.
  5. Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit yang membuatnya tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai suami ataupun istri.
  6. Antara pihak suami atau istri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran serta tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangganya. 

Jenis Perceraian

Sebelum Anda memilih jasa pengacara perceraian, Anda harus tahu juga jenis perceraian yang ada. Saat ini, perceraian dikategorikan ke dalam dua jenis, cerai hidup dan cerai mati. Cerai hidup terjadi karena pasangan mengajukan gugatan ke pengadilan karena alasan tertentu. 

Sedangkan cerai mati karena pasangannya sudah meninggal dunia. Namun, selain dua jenis perceraian tersebut, ada juga yang namanya cerai gugat dan cerai talak. Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut!

  1. Cerai Gugat

Cerai gugat ini adalah perceraian yang dilakukan oleh istri sebagaimana undang-undang yang sudah berlaku. Cerai gugat ini bisa dilakukan oleh istri atau kuasa hukumnya. Penggugatan dilakukan pada pengadilan agama di daerah hukum tempat wilayah tinggal penggugat, kecuali bila istri meninggalkan tempat kediamannya tanpa izin suami.

  1. Cerai Talak

Selain cerai gugat, ada juga cerai talak. Cerai talak ini dilakukan oleh suami baik secara lisan ataupun tulisan di depan Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal istri disertai dengan alasan yang sah.

Kesimpulannya, talak hanya akan diakui oleh hukum negara bila dilakukan di depan Pengadilan Agama saja.  Bila dilakukan di luar Pengadilan Agama, sebenarnya talak tersebut tetap sah namun hanya di hukum agama saja. 

Lalu, Bagaimana Cara Mencari Jasa Pengacara Perceraian Terbaik?

  1. Pilih yang Memiliki Lisensi Advokat atau Pengacara

Salah satu acuan yang bisa Anda lihat ketika mencari jasa pengacara untuk mengurus perceraian Anda adalah pilih yang memiliki lisensi advokat atau pengacara. Seorang pengacara bisa disebut profesional bila ia memiliki lisensi resmi sebagai advokat atau pengacara dalam bertugas.

Lisensi ini akan dikeluarkan oleh organisasi advokat dan sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Jadi, bisa dipastikan bahwa bila memilih pengacara yang memiliki lisensi, maka kasus perceraian Anda akan bisa diselesaikan dengan baik.

  1. Berpengalaman di Bidangnya

Jangan lupa untuk memilih yang berpengalaman di bidangnya. Seorang pengacara lulusan fakultas hukum dan syariah tentunya bisa lebih dipercaya untuk menangani berbagai kasus perceraian. Selain itu, ada baiknya Anda juga memperhatikan jam terbang pengacara tersebut.

Pasalnya, jam terbang seorang pengacara juga sangat berpengaruh dengan kualitas layanan yang akan Anda peroleh selama proses hukum berjalan. Jadi, pastikan Anda memilih pengacara yang memiliki kecakapan di bidang hukum.

  1. Profesional

Tentu saja, Anda juga harus lihat betapa profesionalnya dia. Ingat, proses perceraian sangat menyita waktu. Pada beberapa kasus, Anda pun harus selalu berkoordinasi dengan pengacara secara intens. Oleh sebab itu, pastikan pengacara yang Anda pilih profesional dalam menangani kasus serupa.

Cek juga apakah ia mudah dihubungi untuk sekadar menanyakan perkembangan kasus di persidangan yang sedang berjalan. Harus pilih yang benar-benar profesional, ya! Sebab, di luar sana ada banyak pengacara yang terlalu malas untuk sekadar menjawab telepon kliennya.

  1. Tarif yang Wajar

Anda juga harus lihat berapa besaran tarif yang dikenakan. Tarif ini ada baiknya ditanyakan saat Anda berkonsultasi untuk memakai jasanya di awal. Pastikan biaya yang mereka tawarkan masuk akal. Jangan sampai anggaran Anda habis untuk membayar pengacara saja. Oleh sebab itu, penting untuk menanyakan semua biayanya sejak awal.

  1. Punya Kantor yang Jelas

Ada baiknya, si pengacara yang Anda pilih juga memiliki kantor yang jelas. Hal ini berguna untuk memastikan bahwa mereka bukan pengacara abal-abal dan bisa bekerja dengan baik. Meskipun Anda melakukan komunikasi via telepon, ada baiknya Anda tetap mengetahui alamat kantor agar Anda tak kecewa dan tertipu di kemudian hari.

Nah, itulah beberapa tips dalam memilih jasa pengacara perceraian yang bisa Anda terapkan. Meski Anda bercerai dengan pasangan, namun Anda tetap tak boleh melupakan kewajiban Anda sebagai orang tua. Ingat, anak seringkali menjadi korban yang tak diinginkan dalam proses perceraian. Jadi, sebelum bercerai, ada baiknya pikir dulu matang-matang!

 Butuh Bantuan  Jasa Hukum?